4 Cara untuk Menghemat Token Listrik

  • Whatsapp

token listrik

Trend penggunaan token listrik mulai banyak digunakan oleh mayoritas masyarakat Indonesia. Istilah token sebutan satuan pembayaran yang berguna sebagai pulsa untuk mengisi ulang daya listrik pada PLN dengan sistem prabayar. Untuk dapat menggunakan token ini, Anda harus mendapatkan 20 digit angka sebagai kode token untuk mengisi daya listrik. Kemudian kode token tersebut dimasukkan pada alat Meter Prabayar (MPB) dan dapat berfungsi setelah menekan tombol di pojok kanan bawah.

Read More

Agar lebih hemat listrik

Listrik saat ini adalah kebutuhan primer dalam kehidupan manusia. Semua peralatan sedikit banyak menggunakan layanan listrik sebagai penunjang kelancaran. Seringkali penggunaan listrik tidak dapat dikontrol sehingga menyebabkan pemborosan pada jatah anggarannya. Meskipun penggunaan token pada layanan listrik berpotensi sebagai penghematan, namun Anda tetap perlu melakukan 4 hal di bawah ini agar tidak boros dalam penggunaan listrik:

1. Memperhatikan daya penggunaan kulkas

Konsumsi daya kulkas cukup besar sehingga berpotensi menimbulkan keborosan listrik. Penggunaan kulkas dapat diminimalisir dengan cara tidak terlalu sering membuka atau menutup pintu kulkas. Mengapa demikian? Karena setelah pintu dibuka dan ditutup, bagian dalam kulkas harus kembali menyesuaikan suhu dingin.

Cara lain untuk menghemat penggunaan daya kulkas adalah dengan tidak mengisi terlalu penuh ataupun kosong tanpa isi. Saat kulkas diisi dengan berlebihan atau bahkan terlalu kosong memaksa mesin bekerja dua kali lipat untuk menyesuaikan suhu dalam kulkas. Akibatnya pulsa token listrik Anda cepat habis karena tersedot oleh penggunaan kulkas.

2. Menyalakan AC seperlunya

Trend penggunaan AC (Air Conditioner) di dalam ruangan saat ini mulai bertambah masif. Tak jarang setiap rumah memiliki lebih dari satu ruangan yang menggunakan pendingin ruangan di dalamnya. Hal tersebut wajar saja mengingat cuaca panas dan AC sangat membantu untuk menjadikan lebih dingin. Namun, Anda perlu mengawasi pengeluaran daya AC karena memiliki kebutuhan listrik yang lebih besar dari peralatan lain.

Anda dapat lebih bijak dalam menggunakan AC dengan cara menyalakan saat benar-benar diperlukan. Batasi keinginan untuk menyalakan AC jika tidak dalam kondisi sangat panas. Selain itu, ventilasi ruangan juga dapat diatur agar lebih banyak udara segar sebagai ganti AC. Jika terpaksa menggunakan AC, pilihlah pendingin ruangan yang memiliki teknologi hemat energi (biasanya memiliki fitur pengaturan suhu otomatis).

3. Memilih setrika otomatis

Kegiatan wajib untuk menjaga pakaian tetap rapi adalah menyetrika. Biasanya kegiatan ini berlangsung cukup lama dan berpotensi menghabiskan daya listrik lebih banyak.

Agar lebih hemat dan tidak menghabiskan pulsa token dengan cepat, Anda bisa memilih setrika dengan fitur otomatis untuk mengatur tingkat panas setrika. Setrika otomatis dapat mengontrol penggunaan daya listrik lebih sedikit.

4. Selalu ingat mematikan listrik

Kebiasaan baik yang dapat menghemat penggunaan listrik adalah selalu ingat mematikan listrik yang tidak terpakai. Misalnya Anda dapat mematikan listrik saat akan tidur karena tidak akan digunakan.

Periksa ulang peralatan elektronik sebelum tidur, seperti lampu, televisi dan pengisian daya gawai Anda. Aktivitas listrik tersebut dapat dimatikan dan dilanjutkan keesokan hari agar dapat menghemat daya lebih banyak.

Membaca 4 cara menghemat penggunaan listrik di atas terkesan sepele dan gampang dipraktikkan. Namun masih jarang orang yang memperhatikan bahkan terkesan menyepelekan hal tersebut. Cobalah melakukan cara di atas setiap hari dan buktikan bahwa token listrik sebenarnya bisa lebih awet.

Sumber

  • https://www.99.co/blog/indonesia/cara-menghemat-listrik-rumah/
  • https://www.cermati.com/artikel/cara-hemat-listrik-agar-tagihan-tak-membengkak
  • https://www.cosmopolitan.co.id/article/read/6/2020/20299/8-cara-mudah-menghemat-listrik-agar-tagihan-tidak-membengkak

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *